97 Views
Read Time:2 Minute, 6 Second

Hari ketiga BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2021, Blogger Perempuan meminta pesertanya untuk bercerita mengenai harapan untuk blog. Kebetulan banget, memang aku memiliki harapan untuk blog ini.

Aku bukan wanita yang cantik rupawan. Tapi izinkan aku membagikan segala hal mengenai kecantikan…

Dulu, aku sering dihujat karena aku bukanlah seorang gadis yang cantik. Aku memiliki krisis kepercayaan diri yang sangat akut. Aku tidak segan-segan menghujat diriku sendiri di depan cermin. Memiliki rasa benci pada penampilan membuatku sadar bahwa sangat penting menjaga dan merawat diri. Akhirnya, aku mulai berjuang mengubah penampilanku hingga akhirnya skincare dan makeup menjadi passion dari diriku.

Aku sangat ingin membagikan banyak hal seputar dunia kecantikan karena aku sangat menyukainya. Mulai dari me-review produk, merekomendasikan produk kecantikan yang cocok di aku, hingga menyemangati para wanita yang membenci dirinya sendiri melalui ‘Satu Sayap’.

Oh, iya! Kebetulan aku pernah membuat Tik Tok #glowupchallenge soal perubahan penampilanku. Yuk, cek video dibawah ini!

Banyak hal yang kupelajari dari sebuah perjalanan… Aku ingin membagikannya di Satu Sayap…

Saat menikah dengan suamiku, banyak hal yang kualami. Suamiku adalah seorang traveller karena dia sangat menyukai bepergian. Ketika berkenalan, suami sudah mengutarakan bahwa dia mencari istri tapi juga partner travelling. Aku menyanggupinya, dan dia mengajakku ke berbagai tempat. Baik di dalam maupun di luar negeri.

Aku memang hampir tidak pernah diizinkan untuk jalan-jalan oleh mamaku karena statusku sebagai anak perempuan broken home. Mamaku bilang, anak perempuan broken home itu sangat rawan dihujat kalau suka jalan-jalan. Aku tidak sepenuhnya menyalahkan mamaku mengenai pemikiran ini. Karena aku memang pernah dianggap mau pergi tidak jelas hingga dilaporkan ke mamaku saat aku sedang berjalan kaki ke depan perumahan untuk mencari angkot karena aku harus bimbel. Mama hanya membolehkanku bepergian untuk kepentingan akademik atau pekerjaan.

Setelah nikah, pertama kalinya aku benar-benar merasakan travelling. Apalagi, ini adalah kali pertama aku bepergian bersama laki-laki. Travelling pertamaku adalah bulan madu ke Jepang. Semenjak itu, aku sudah mengunjungi beberapa daerah dan negara bersama suamiku. Saat itu, aku mengerti bagaimana besarnya manfaat travelling bagi manusia terutama wanita. Hal itulah yang ingin kubagikan disini.

Ketika cerita hidupku membawa kekuatan pada orang lain, disitulah aku memiliki keinginan yang kuat untuk berbagi lebih jauh…

Seperti sebelumnya yang telah ku ceritakan. Setelah banyak orang yang berterimakasih bahwa tulisanku menjadi penyemangat hidup terutama para anak broken home, aku bertekad untuk membagikan banyak hal mengenai kisah hidupku yang barangkali menjadi pembelajaran hidup bagi banyak orang.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2021, Day-2: Mengapa Memulai ‘Satu Sayap’?
Next post BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2021, Day-4: Karena Aku Sudah Bisa Terbang Menjadi Pencapaian Terbesarku

3 thoughts on “BPN 30 Day Ramadhan Blog Challenge 2021, Day-3: Karena Ada Do’a Yang Tersemat Untuk ‘Satu Sayap’

    1. Halo, salam kenal. Terimakasih sudah mampir di blog aku. 🙂

      Makasih looh buat pujiannya. Aku mau kenalan, dong! Aku juga mau dong mampir ke blog kamu, nggak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *